MODEL EDUKASI STOP WPV v.2

Kata Pengantar

Model Edukasi STOP Workplace Violence v.2 bagi Perawat Rumah Sakit

Kekerasan di tempat kerja (workplace violence/WPV) merupakan persoalan serius dalam pelayanan kesehatan yang dapat memengaruhi keselamatan kerja, kesehatan psikologis, kinerja perawat, mutu pelayanan, serta keselamatan pasien.

Perawat berpotensi mengalami kekerasan verbal, ancaman, intimidasi, pelecehan, maupun kekerasan fisik yang dapat berasal dari pasien, keluarga pasien, pengunjung, rekan kerja, atau pihak lain di lingkungan kerja. Namun, berbagai kejadian WPV masih belum seluruhnya dilaporkan karena kekerasan kerap dipersepsikan sebagai bagian dari pekerjaan, mekanisme pelaporan belum dipahami secara optimal, dan terdapat kekhawatiran akan disalahkan.

Model Edukasi STOP WPV v.2 disusun sebagai bagian dari Penelitian Profesor Universitas Syiah Kuala Tahun 2026 berjudul “Pengaruh Model Edukasi STOP WPV v.2 terhadap Budaya Keselamatan dan Perilaku Pelaporan Kekerasan di Tempat Kerja pada Perawat Rumah Sakit.”

Model ini merupakan penyempurnaan dari pengembangan sebelumnya yang mengintegrasikan edukasi pencegahan WPV, penguatan budaya keselamatan dan psychological safety, keterampilan komunikasi asertif serta de-eskalasi, serta sistem pelaporan berbasis web yang mendukung tindak lanjut organisasi.

Melalui model ini, perawat diharapkan mampu mengenali bentuk, dampak, dan faktor risiko WPV; mengambil respons awal secara aman; membangun komunikasi yang terbuka; serta melaporkan kejadian secara tepat dan bertanggung jawab. Penerapan STOP WPV v.2 diharapkan dapat memperkuat lingkungan kerja rumah sakit yang aman, suportif, adil, dan berorientasi pada pembelajaran, tanpa budaya saling menyalahkan.