Kembali ke Edukasi
Informasi Umum
Mengapa Setiap Kejadian Workplace Violence Perlu Dilaporkan?
12/08/2026
· 1 menit baca
· 54 pembaca
Pelaporan membantu organisasi memberikan perlindungan, melakukan tindak lanjut, mengenali pola risiko, dan mencegah kejadian serupa terulang.
Pelaporan kekerasan di tempat kerja bukan tindakan menyalahkan seseorang. Pelaporan merupakan bagian penting dari budaya keselamatan dan pembelajaran organisasi.
Setiap laporan memberikan informasi yang dibutuhkan rumah sakit untuk melindungi tenaga kesehatan, mengevaluasi risiko, menentukan tindak lanjut, serta mencegah kejadian serupa terulang.
Mengapa Kejadian Sering Tidak Dilaporkan?
Kekerasan dianggap sebagai bagian dari pekerjaan.
Pelapor merasa kejadian yang dialami tidak terlalu serius.
Pelapor belum memahami mekanisme pelaporan.
Terdapat kekhawatiran akan disalahkan atau mendapat tindakan balasan.
Pelapor meragukan adanya tindak lanjut dari organisasi.
Informasi yang Perlu Disampaikan
Waktu dan lokasi kejadian.
Kategori atau bentuk kekerasan.
Kronologi kejadian secara berurutan dan objektif.
Informasi korban, pelaku, dan saksi jika diketahui.
Bukti atau lampiran yang relevan.
Pelaporan melalui STOP WPV v.2
Masuk menggunakan akun yang telah diberikan.
Pilih menu Pengaduan dan tekan Buat Pengaduan.
Lengkapi kategori, unit, waktu, dan kronologi kejadian.
Kirim laporan dan simpan nomor pengaduan.
Pantau perkembangan laporan melalui aplikasi.
Identitas pelapor dapat dirahasiakan sesuai ketentuan yang berlaku. Informasi laporan hanya digunakan untuk proses pemeriksaan, perlindungan, penanganan, dan perbaikan keselamatan kerja.
Apabila terdapat kondisi yang membutuhkan bantuan segera, gunakan Panic Button. Untuk kejadian yang tidak bersifat darurat, gunakan formulir pengaduan agar proses pemeriksaan dan tindak lanjut dapat dilakukan secara lengkap.